Contoh Kuesioner 8 Golden Rules

Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan kuesioner yang dapat digunakan untuk mengevaluasi sebuah sistem aplikasi komputer berdasarkan Delapan Aturan Emas Human Computer Interaction (HCI):

1. Upayakan konsistensi:
– Apakah ikon dan terminologi yang digunakan di seluruh aplikasi konsisten?
– Apakah tindakan serupa memiliki penempatan atau perilaku yang konsisten di berbagai layar atau modul?
– Apakah ada tata letak standar atau pola desain yang diikuti secara konsisten?

2. Memungkinkan pengguna yang sering menggunakan pintasan:
– Apakah tersedia pintasan keyboard untuk tindakan yang sering dilakukan?
– Bisakah pengguna menyesuaikan atau membuat pintasan mereka sendiri?
– Apakah ada opsi navigasi cepat untuk mengakses fitur yang biasa digunakan?

3. Tawarkan umpan balik yang informatif:
– Apakah sistem aplikasi memberikan umpan balik kepada pengguna saat tindakan dilakukan?
– Apakah ada pesan atau petunjuk visual yang jelas dan dapat dipahami untuk menunjukkan respons dari sistem aplikasi?
– Apakah sistem aplikasi menyediakan indikator progres atau indikator pemuatan bila perlu?

4. Rancang dialog menjadi sederhana dan alami:
– Apakah sistem aplikasi menggunakan bahasa dan terminologi yang familiar dan mudah dipahami oleh pengguna?
– Apakah langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas itu logis dan intuitif?
– Apakah ada isyarat visual atau metafora yang selaras dengan pengalaman dunia nyata?

5. Kurangi beban memori pengguna:
– Apakah informasi dan konteks penting disediakan di dalam antarmuka tanpa mengandalkan ingatan pengguna?
– Apakah ada pengingat atau petunjuk bagi pengguna untuk menyelesaikan tindakan yang diperlukan atau memasukkan informasi yang diperlukan?
– Apakah ada cara yang jelas untuk mengakses data yang dimasukkan atau disimpan sebelumnya?

6. Jadikan pencegahan dan penanganan kesalahan ramah pengguna (Make error prevention and handling user-friendly):
– Apakah sistem aplikasi memberikan pesan validasi dan kesalahan ketika pengguna memasukkan data yang salah atau tidak valid?
– Apakah pesan kesalahan yang jelas dan spesifik untuk memandu pengguna tentang cara memperbaiki kesalahannya?
– Apakah sistem aplikasi menawarkan cara untuk membatalkan atau mengembalikan tindakan jika terjadi kesalahan?

7. Mendukung kontrol dan kebebasan pengguna (Support internal locus of control):
– Dapatkah pengguna dengan mudah menavigasi aplikasi dan mengakses berbagai fitur atau layar?
– Apakah ada opsi yang jelas dan dapat diakses untuk kembali atau membatalkan tindakan?
– Apakah sistem aplikasi menyediakan riwayat atau jejak audit (audit trail) dari tindakan yang dilakukan oleh pengguna?

8. Mengupayakan desain yang estetis dan minimalis:
– Apakah antarmuka menarik secara visual dan bebas dari kerancuan?
– Apakah elemen atau gangguan yang tidak perlu diminimalkan atau dihilangkan?
– Apakah desain sistem aplikasi berfokus pada fitur dan fungsionalitas penting, tanpa membuat pengguna kewalahan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat menjadi titik awal untuk mengevaluasi kepatuhan aplikasi terhadap Delapan Aturan Emas HCI. Anda dapat memodifikasi atau mengembangkannya berdasarkan konteks dan persyaratan khusus dari sistem aplikasi yang sedang dinilai.

Contoh pertanyaan  tersebut di atas didasarkan pada pemahaman tentang Delapan Aturan Emas HCI dan kriteria evaluasi umum yang digunakan. Namun, Anda dapat mencari informasi dan referensi tambahan tentang metodologi dan kuesioner evaluasi HCI dengan riset jurnal penelitian akademik, buku teks, dan sumber daya online yang berfokus pada desain Interaksi Manusia-Komputer dan Pengalaman Pengguna (UX).

Beberapa sumber yang digunakan meliputi:

1. “The Design of Everyday Things” by Don Norman
2. “Interaction Design: Beyond Human-Computer Interaction” by Jennifer Preece, Yvonne Rogers, and Helen Sharp
3. “The Elements of User Experience: User-Centered Design for the Web and Beyond” by Jesse James Garrett
4. “Usability Engineering” by Jakob Nielsen
5. ACM SIGCHI (Special Interest Group on Computer-Human Interaction): Their publications and conferences provide valuable insights into HCI research and evaluation.

Dengan mengacu pada sumber-sumber ini, Anda dapat mempelajari topik lebih dalam dan menemukan jurnal penelitian atau studi kasus yang lebih spesifik yang menyediakan kuesioner evaluasi dan metodologi yang selaras dengan Delapan Aturan Emas HCI.

Bapak Hendra, S.Kom., M.T. adalah pendiri sekaligus penulis artikel dalam website ini. Saat ini Pak Hendra bekerja sebagai developer advisor di PT. Visionet Data Internasional. Beliau juga mengajar di School of Computer Science BiNus University Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.