Contoh Kuesioner 5 Faktor Manusia Terukur
Berikut adalah contoh pertanyaan kuesioner untuk mengevaluasi sebuah sistem aplikasi berdasarkan lima faktor manusia yang dapat diukur dalam interaksi manusia-komputer:
1. Kegunaan:
A. Pada skala 1 sampai 5, seberapa mudah navigasi aplikasi?
B. Apakah label dan ikon dalam aplikasi jelas dan mudah dipahami?
C. Apakah Anda mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas dalam aplikasi?
2. Kepuasan Pengguna:
A. Secara keseluruhan, seberapa puaskah Anda dengan aplikasi tersebut?
B. Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan aplikasi ini kepada orang lain?
C. Apakah harapan Anda terpenuhi dalam hal kinerja dan fitur aplikasi?
3. Kinerja Tugas:
A. Seberapa cepat Anda dapat menyelesaikan tugas yang ingin Anda lakukan dalam aplikasi?
B. Apakah Anda mengalami kesalahan atau masalah saat menggunakan aplikasi?
C. Apakah Anda dapat mencapai tujuan Anda secara efisien menggunakan aplikasi?
4. Kemampuan Belajar:
A. Seberapa cepat Anda dapat memahami cara menggunakan aplikasi?
B. Apakah menurut Anda antarmuka dan fitur aplikasi ini intuitif?
C. Apakah Anda memerlukan sumber daya atau panduan eksternal untuk mempelajari cara menggunakan aplikasi?
5. Keterlibatan Pengguna:
A. Seberapa sering Anda menggunakan aplikasi dalam tugas atau aktivitas sehari-hari?
B. Apakah menurut Anda aplikasi ini menyenangkan dan menarik untuk digunakan?
C. Apakah Anda merasa termotivasi untuk menjelajahi dan berinteraksi dengan berbagai fitur aplikasi?
Anda dapat menyesuaikan pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan konteks dan fitur spesifik dari sistem aplikasi yang Anda evaluasi. Selain itu, pertimbangkan untuk menggunakan skala peringkat (misal: Likert Scale) atau pertanyaan terbuka untuk mendapatkan umpan balik yang lebih detail dari pengguna.
Referensi pembuatan kuesioner untuk mengevaluasi sistem aplikasi berdasarkan faktor manusia yang terukur dalam interaksi manusia-komputer, dapat Anda cari dari:
1. Makalah Penelitian: artikel akademik, atau prosiding konferensi yang berkaitan dengan interaksi manusia-komputer, kegunaan, kepuasan pengguna, dan keterlibatan pengguna. Sumber-sumber ini sering menyertakan contoh kuesioner dan metodologi yang digunakan dalam mengevaluasi sistem aplikasi.
2. Jurnal dan Publikasi HCI: Bacalah jurnal dan publikasi yang berspesialisasi dalam interaksi manusia-komputer, seperti: “ACM Transactions on Computer-Human Interaction”, “Interacting with Computers” atau “International Journal of Human-Computer Studies.” Sumber-sumber ini mungkin berisi studi atau survei yang terkait dengan evaluasi sistem aplikasi.
3. Buku Teks HCI: Bacalah buku teks tentang interaksi manusia-komputer atau pengujian kegunaan (usability testing). Buku teks ini sering memberikan panduan untuk membuat kuesioner dan mengevaluasi sistem aplikasi berdasarkan faktor manusia.
4. Pedoman dan Standar HCI: Mengacu pada pedoman dan standar kegunaan (usability guidelines and standards) yang ditetapkan, seperti ISO 9241, untuk memahami metode evaluasi yang direkomendasikan dan desain kuesioner untuk sistem aplikasi.
5. Studi Kasus dan Laporan Industri: Carilah case studies, white papers, atau industry reports yang terkait dengan evaluasi sistem aplikasi. Organisasi atau perusahaan sering berbagi pengalaman dan metodologi untuk menilai faktor manusia di HCI.
Ingatlah untuk mengutip dan mengatributkan referensi apa pun yang Anda gunakan dalam kuesioner dengan benar. Ini memastikan integritas akademik dan memungkinkan pembaca untuk mengakses sumber asli untuk informasi yang lebih mendalam.
